Tips Ampuh Meningkatkan Pendapatan dan Menghemat Pengeluaran

Apakah Anda termasuk orang yang suka shoping di mall atau super market? Makan malam di sebuah restoran ternama? Atau sering mengadakan pesta bersama teman –teman atau rekan kerja Anda? Jika jawabanya “iya”, maka hati – hatilah! Bisa jadi Anda termasuk seorang pemboros.

Orang yang hidup boros akan selalu merasa kekurangan. Hal itu karena uang yang dimilikinya cepat habis dan tidak tersisa. Akibatnya, gaji atau penghasilanya selama satu bulan habis dalam hitungan minggu atau bahkan hari.

Faktor Penyebab Perilaku Boros. Ada banyak faktor penyebab orang berperilaku boros, antara lain:

1. Tidak Memiliki Perencanaan yang Baik
Ada pepatah mengatakan “perencanaan yang baik adalah setengah dari keberhasilan”. Artinya, jika kita memiliki suatu tugas yang harus kita jalankan dan selesaikan, maka kita harus membuat suatu rencana yang baik dan matang. Setelah itu, kita baru bisa bekerja dan mennyelesaikan tugas tersebut sesuai dengan perencanaan yang telah kita susun sebelumnya.

Orang yang hidup boros biasanya dia tidak memiliki rencana keuangan yang baik, sehingga berapapun uang yang masuk ke kantong atau tabungan di awal bulan akan sering habis sebelum satu bulan.

Download 400 video tutorial bagus tentang Manajemen Bisnis dan Ilmu Pengembangan Diri. Download Sekarang.

2. Gaya Hidup Konsumtif
Orang yang boros sering tergoda untuk membeli benda atau barang – barang yang sebenarnya kurang dia butuhkan. Ketika jalan – jalan ke mall dan melihat ada sepatu, sandal, jam tangan atau baju dengan diskon harga 50% samapi 70%, maka dia tidak akan ragu –ragu untuk membelinya. Padahal dia mempunyai baju, sepatu, sandal dan jam tangan di rumah yang masih bagus dan jarang ia pakai.

3. Rasa Ingin Pamer dan Menjaga Gengsi
Setiap orang memiliki sifat ingin dipuji dan disanjung serta menjaga gengsi dihadapan orang lain.

Namun jika sifat tersebut berlebihan, maka akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Orang yang suka pamer dan terlalu menjaga gengsi akan di cap buruk oleh teman – temannya atau orang lain.

Orang yang suka pamer akan menghambur- hamburkan uangnya untuk membeli pakaian, sepatu, aksesoris dan barang – barang yang sebenarnya kurang dia perlukan. Rasa ingin pamer dan gengsi terbukti telah menyedot uang yang ia miliki.

Ketiga faktor itulah yang menyebabkan seseorang sulit untuk mendapatkan gaji atau penghasilan yang tinggi. Disamping itu, jika tiga sikap negatif diatas tidak bisa kita hilangkan maka pengeluaran akan terus membengkak dan kita sulit untuk menghemat pengeluaran.

Cara Mengatasi Sifat Boros
Ada beberapa cara agar kita terhidar dari perilaku boros, antara lain:

Membuat Rencana Anggaran Belanja
Buatlah daftar belanja yang akan Anda kita beli setiap bulan. Hal ini penting supaya Anda tahu berapa banyak uang yang kita habiskan tiap bulan. Jika ternyata bulan ini belanja Anda lebih banyak dari anggaran yang kita buat, maka bulan depan Anda bisa mengurangi beberapa pengeluaran yang terlalu besar.

Jangan Mudah Tergiur oleh Harga Diskon dan Promo
Jika Anda pergi ke mall maka Anda akan melihat banyak sekali barang dengan harga murah dan diskon menarik. Jangan tergiur! Dan pastikan Anda hanya membeli barang sesuai dengan yang Anda butuhkan.

Kurangi Perawatan yang Kurang Bermanfaat
Jika selama ini Anda pergi ke salon lima kali sebulan untuk perawatan rambut dan tubuh, mungkin sekarang inilah saatnya Anda harus mengurangi frekuansinya. Cukup satu kali atau dua kali sebulan Perawatan tubuh memang perlu tapi jika Anda tidak bisa mengontrolnya maka akan berakibat membengkaknya pengeluaran Anda tiap bulan.

Kendalikan Nafsu dan Gengsi Anda
Apakah Anda sering makan malam bersama keluarga? Atau Anda sering mentraktir teman – teman sekantor makan siang? Jika “iya” maka Anda perlu menguranginya.

Download 400 video tutorial bagus tentang Manajemen Bisnis dan Ilmu Pengembangan Diri. Download Sekarang.

Makan malam bersama keluarga itu penting sepia dapat terjalin kebersamaan dan keharmonisan dalm keluarga. Namun, jika sering dilakukan diluar rumah itu akan menimbulkan masalah finansial.

Buatlah jadwal kapan Anda harus makan bersam keluarga di rumah dan makan malam di luar rumah (restoran atau rumah makan) bersama keluarga.

Mentraktir teman atau rekan sekantor bisa menjaga kekompakan kerja dan menambah keakraban di kantor, namun Anda harus mampu mengatur waktu. Jangan sampai karena gengsi atau ingin di cap dermawan oleh teman – teman, Anda kehilangan kontrol dalam mentrakt